Not A Hello World ! Blog ®

Tuesday, January 02, 2007

Kekalahan Budaya

Ya, kata diatas tampaknya pantas bila ditujukan kepada umat Islam di negeri tercinta ini. Sekali lagi, dan mungkin akan berkali-kali lagi kedepannya kita kalah. Gaung Idul Adha, satu dari dua hari raya umat Islam yang seharusnya dirayakan dengan suka cita, kalah dengan gaung gemerlapnya perayaan tahun baru yang entah dari mana budaya tersebut berasal. Kalaupun tampak suasana Idul Adha itupun mungkin hanya karena kepulan asap sate dari rumah-rumah penduduk yang menambah kadar zat sisa pembakaran di atmosfer planet tercinta ini.

Pengakuan kekalahan yang lain dijumpai pula dalam perbedaan penentuan hari raya idul qurban seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan alasan yang sama ”setiap pendapat memiliki dasar yang kuat”, kalaupun alasan itu yang dipakai mungkin masih bisa diterima, tapi bagaimana jika sebenarnya motif ego dalam setiap pribadi atau motif merasa paling benar sendiri atau merasa tidak mau kalah dengan pendapat orang lain yang dipakai, semakin babak belur kondisi umat Islam negeri tercinta ini.
Gemerlap tahun baru mengalahkan segalanya, semakin lama semakin santer saja peringatannya, cukup mudah menandainya : pemasok terompet kewalahan menghadapi pesanan, alasan sederhana tersebut sudah cukup jelas daripada harus menganalisis peningkatan jumlah kemacetan jalan yang terjadi atau membludaknya jumlah pengunjung hiburan malam pada malam pergantian tahun ini.

Lalu apa yang dilakukan umat Islam ?, sebagain ada yang berusaha mengimbanginya dengan melakukan malam muhasabah, melakukan introspeksi apa saja yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Sebagian lagi menjadi saksi gemerlabnya pergantian tahun yang disuguhkan oleh acara-acara televisi. Pengakuan kekalahan budaya juga, dalam kondisi yang tersamarkan, tetapi setidak-tidaknya lebih ada nilai positifnya.